Hafidz.jpg

 

Nama               : M. Fairuz Hafidzuddin bersama Adiknya

Umur               : 2 tahun

Alamat             : Surabaya

Memiliki Anak adalah dambaan setiap keluarga. Namun, terkadang kehadiran seorang anak menjadi ujian dan cobaan tersendiri bagi orang tua. Demikianlah kiranya putra kani ke tiga—Muhammad Fairuz Hafidzuddin.

Terlahir secara normal (tidak sesar), sehat dan lucu, Hafidz sangatlah beda dengan 2 anak kami sebelumnya dari sisi kesehatan fisiknya. Sebab, dari usia 0-8 bulan, hampir tidak pernah si Hafizd sakit. Bahkan, kami menggadang-gadang, anak ini luar biasa sehat dan tidak rewel. Kebalikan dengan 2 anak kami sebelumnya, yang biasa rewel-rewel dan bahkan kadang-kadang sakit.

Demikianlah, berawal dari jatuh dari atas ranjang, beberapa hari kemudian Hafidz sakit diare. Kami belum pernah mendapati 2 anak pertama kami sakit diare sehebat itu, dalam sehari semalam 25 kali. Esoknya, dokter rumah sakit hanya bisa geleng-geleng, si Hafidz masih bisa bertahan. Hari itu juga, Hafidz opname sampai 4 hari di rumah sakit haji, Surabaya. Hari ke lima kami diperbolehkan untuk pulang. Selama seminggu di rumah, rupanya Hafidz belum benar-benar pulih, karena diarenya kambuh lagi. Dia masuk RS lagi: opname yang ke dua kali.

Sejak dua kali opname itulah, kondisi Hafizd benar-benar bertolak belakang sebelum 8 bulan, terutama setelah dia bermasalah dengan pencernaannya. Dia tidak bisa makan makanan halus atau padat secara total. Yang dia bisa hanyalah minum susu sampai hampir dua tahun.

Tidak puas dengan pengobatan kedokteran medis, kami mencoba pengobatan alternatif. Sudah banyak terapis yang kami datang. Hasilnya, ada yang cocok ada yang tidak. Semuanya mengatakan, bahwa memang pencernaan Hafizd bermasalah. Sejak sakit itu setiap hari dia pasti muntah, terutama kalau dia mencoba makan makanan yang cair ataupun padat. Bisa dikatakan: tiada hari tanpa muntah. Luar biasa memang! Di saat seperti itu, semua orang tua diminta untuk sabar, bahkan ekstra sabar menghadapi anaknya.

Sampailah kami mencoba-coba produk energi. Sebelumnya sudah mencoba juga produk yang lagi booming di pasaran. Tapi, mungkin energi kurang kuat, tidak terlihat perubahan yang signifikan. Berbeda ketika kami memakaikan Pendant Bio-Galaxur. Seolah kami menemukan ada energi yang mensupport dia hingga dia tampak tidak loyo dan lemas. Yang pasti adalah ada perubahan drastis yang kami dapati: dari yang dulu sering-sering muntah (bahkan setiap hari!). Alhamdulillah, dia kini sehat. Yang lebih menggembirakan, memasuki usia 2 tahun, Hafizd bisa berjalan. (padahak Kakak dan Mbaknya di usia 11 bulan dan 12 bulan).

Akhirnya, semua kesembuhan dan kesehatan adalah pemberian Allah SWT, Tuhan yang Kuasa. Tidaklah Allah SWT menurunkan penyakit, kecuali Dia juga menurunkan obatnya, demikian Kata Nabi Muhammad. Maka, bagi Anda yang sakit, berusahalah mencari obat sampai ketemu. Jangan Putus Asa!